Menganggur Sebelum Kuliah (Gap Year) ?



Kalau teman-teman bertanya, kenapa saya menganggur dan gak langsung kuliah? Kalau saya jawab, ceritanya akan sangat panjang. Karena sebenarnya mengambil gap year bukanlah pilihan yang saya sengaja. Tapi yang jelas, waktu itu saya memang belum bisa memilih untuk kuliah. Makanya untuk tulisan kali ini saya akan sharing tentang pengalaman saya menganggur 1 tahun sebelum kuliah. 

Perguruan tinggi atau kuliah yang seperti kita ketahui adalah jenjang pendidikan yang paling tinggi yang "wajib" ditempuh untuk memenuhi syarat kehidupan kelak. Kenapa? Karena kuliah diperlukan untuk mencari pekerjaan yang layak, sesuai dengan ilmu yang ditekuni. Untuk memiliki pekerjaan yang ideal saat ini seseorang harus memiliki gelar minimal sarjana. Walaupun pekerjaan ideal bukan faktor penentu kesuksesan. Namun semakin cepat memiliki gelar sarjana, maka semakin cepat pula hidup kita sejahtera karena dapat mulai bekerja dan hidup lebih baik. 

Jadi karena kondisi stereotype ini, mengejar pendidikan tinggi secepat mungkin sangatlah penting untuk mencapai hidup yang "ideal" itu. Tapi kondisi seperti inilah yang biasanya membuat orang jadi stress. Memang gak bisa dibayangkan, kalau murid (khususnya di Indonesia) harus melalui selama kurang lebih 9-18 tahun untuk menempuh ilmu dan baru bisa bekerja, dengan iming-iming mendapat kehidupan yang ideal dan dicap sukses. Padahal selama sekolah kita gak pernah diajari apapun tentang uang dan cara mencari uang.

Nah, dari sinilah saya akan mulai membahas tentang masalah menganggur tersebut. Baikah untuk tidak langsung melanjutkan kuliah atau menganggur dulu? Tentu saja ada baik dan tidaknya, tergantung dari persepsi masing-masing. Cuman kalau mau memilih nganggur juga jangan kelamaan, karena keburu tua hahaha. 

Adapun beberapa alasan orang mengambil gap year. Mau itu dari pilihan sendiri atau kondisi yang membuat harus mengambil gap year. Jadi berikut pandangan saya tentang menganggur sebelum kuliah (gap year):


Kekurangan Mengambil Gap Year

 1. Membuang Waktu

Gak langsung menggunakan waktu untuk kuliah, terkesan  seperti buang-buang waktu. Karena menunda kuliah artinya menunda untuk bisa mulai bekerja. Walaupun sebenarnya setelah lulus sekolah kita bisa aja mencari pekerjaan. Tapi kebanyakan pekerjaan bergaji di atas UMR mencari yang lulusan kuliah, dibandingkan yang lulusan sekolah aja. Jadi kalau mau mengambil gap year, jangan terlalu lama aja atau maksimal setahun aja.

2. Perasaan Khawatir karena Tertinggal

Mengambil gap year beresiko tertinggal dengan yang langsung kuliah. Selain itu akan ada fase sedikit renggang dengan teman-teman seperjuangan di SMA. Karena semua mulai sibuk dengan kesibukan masing-masing. Itu salah satu hal yang saya rasakan saat mengambil gap year. Namun dari itu, saya jadi belajar untuk menjadi lebih dewasa dan mandiri.

Hanya saja, ternyata rintangan dunia perkuliahan tidak semudah saat sekolah. Jadi walaupun orang lain kuliah duluan, belum tentu bisa lulus duluan dengan yang daftar belakangan. Karena bukan cuma faktor siapa cepat kuliah yang akan cepat lulus. Tapi siapa yang bisa bertahan dan menghadapi dunia perkuliahan yang bisa lulus. Yang jelas, hidup ini bukan perlombaan, jadi jangan bandingkan diri dengan orang lain. Yang terpenting adalah kita menjalani hidup semaksimal mungkin dengan pilihan yang dipilih.

3. Penilaian Orang Lain

Saat menganggur itu, saya banyak ketemu teman dan keluarga yang menanyakan, "kuliah dimana?". Awalnya pertanyaan tersebut memang membuat saya minder, apalagi ditambah dengan ekspresi yang meremehkan saat saya memberi jawaban "belum kuliah". Hal tersebut memang gak mengenakan, tapi lama kelamaan, mau gak mau saya harus bisa menghadapi kenyataan tersebut. Karena kenyataan itu memang gak seindah film dan dunia fantasi. Dari sana saya mulai belajar untuk lebih percaya diri, lebih kuat mental menghadapi kenyataan dan mulai belajar untuk gak terlalu banyak mendengarkan penilaian atau judge dari orang lain.


 Kelebihan Mengambil Gap Year:

1. Waktu Lowong Untuk Digunakan

Selama 12 tahun sekolah, rasanya gak ada hari yang benar-benar bebas. Karena keesokan harinya kita ada kewajiban sekolah. Walaupun libur, kadang ada tugas-tugas yang mesti dikerjakan. Hari libur pun gak berasa seperti benar-benar lowong, karena ada sekolah dan tugas menanti. 

Nah, ketika mengambil gap year, kalian akan merasakan hari yang benar-benar lowong. Berbeda seperti liburan kenaikan kelas yang hanya sebulan. Di kesempatan ini kita jadi punya waktu kurang lebih selama 6 bulan hingga 1 tahun. Disitulah kita memiliki kebebasan untuk mencoba apapun, tanpa dihalangi sekolah/tugas. Hanya saja, jika waktu lowong tersebut gak digunakan dengan bijak, justru kita akan mengalami kebosanan dan stress karena rasa hampa.  

Di kesempatan inilah sebaiknya teman-teman merencanakan dulu mengambil gap year. Saya sarankan melakukan sesuatu yang disukai, sekaligus yang dapat menambah ilmu, skill dan pengalaman. Karena dengan waktu senggang yang banyak, banyak hal yang bisa dicoba. 

2. Me-refresh Otak

Jika dipikir baik-baik, sebenarnya menganggur setahun juga dapat memberikan kita waktu untuk istirahat setelah belajar selama 12 tahun dengan pelajaran yang mungkin kurang kita sukai. Hal ini akan membantu menyejukan otak dan dan mempersiapkan diri untuk bisa memulai awal yang baru untuk melanjutkan pembelajaran di kuliah yang akan dipilih. Hal ini juga mencegah stress yang dapat menghalangi kita melihat potensi penuh dalam diri.

3. Lebih Mengenali Diri dan Apa yang Dicari

Karena sudah gak ada kesibukan sekolah, kita memiliki kesempatan untuk mencari ilmu, pengalaman dan keterampilan yang belum tentu bisa didapatkan di sekolah. Mungkin dengan ikutan les, workshop atau belajar otodidak lewat tutorial online. Dengan ini kita lebih dapat mengenali bakat, minat dan passion tanpa harus tergesa-gesa. Banyak waktu dapat digunakan untuk mengasah bakat dan mencari jati diri dalam menentukan pilihan untuk kuliah tahun depan. Hal ini juga akan membantu lebih merencanakan jalur karir yang tepat di masa depan. Menempuh masa kuliah akan lebih terasa ringan dan menyenangkan.


Kesimpulannya, mengambil gap year memang terlihat kurang begitu menarik kalau dipandang sebelah mata. Namun kalau dilihat dari sisi yang berbeda, menganggur dapat memberi banyak manfaat jika waktu lowongnya dimanfaatkan dengan baik.

93 Komentar

  1. dulu aku juga pernah nganggur setahun.. karena cuti sakit pas kuliah.. rasanya sedih banget karena beda sama yang lain, n merasa malang, karena sebelumnya aku mayan berprestasi. aku sempat down n terpuruk banget,, karena semua teman udah lebih duluan... pada skripsi , kkl dll.. yah nyesek juga sih... aku bisa lulus padahal dulu sempat mau keluar kuliah karena malu, n hidup segan mati tak mau. ya sudah lah aku iklasin. tapi karena aku bersemangat n mengejar ketertinggalanku. akhinya aku lulus juga.. dan lebih cepat dari beberapa teman lain, trus yang ku kira berprestasi malah ada yang do... tapi semua pilihan untuk menyelesaikan kuliah atau nggak.
    kunjungi blok ku ya... www.bonekakartun.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang penting jangan menyerah dan mau terus berusaha, hasilnya akan kita terima pada akhirnya

      Hapus
  2. Mantep gan! thanks for sharing. sya berencana demikian juga

    BalasHapus
  3. Entah kenapa siang ini aku bisa nyangkut di artikel ini dan entah kenapa juga setelah baca ceritanya aku jadi sadar kalo kisahku sama seperti kisah mas Agung, sebelumnya sorry kalo boleh aku jg akan cerita banyak di kolom komentar ini

    Aku ini punya passion di bidang yg sama dengan mas Agung, desain.Di seleksi nasional dan bersama kemarin aku ga lolos.Dari sini mulai banyak temenku yg mempertanyakan soal kenapa aku cuman milih 1 jurusan doang dari 3 kolom pilihan jurusan yang boleh di isi.Sebenernya dari desain itu aku uda dapet penghasilan bulanan hingga detik ini, tapi karena aku ngefreelance secara online dan ga make papan besar bertulisan "Terima Jasa Desain" di depan rumahku, banyak temen-temen yang sebenarnya kurang tau aku ngapain aja di rumah.Kebanyakan lebih berspekulasi dirumah aku ini cuman jadi anak kamaran yang ga bisa apa apa selain tidur.Bahkan ada temen yang udah dapet kampus teknik negeri paling ngejreng di jawa timur ngomong ke aku "Kalo diberi 3 pilihan tapi cuma ngisi 1, itu namanya bukan milih".Aku ga tau pasti kenapa temenku yang satu ini ngomong ke aku hingga aku sadar dia cuman tau kalo aku ini si anak yg ga pernah ngapa-ngapain dirumah.

    Tapi denger kalimat itu aku berasumsi anak-anak sebayaku punya pemikiran makin cepet lulus makin cepet penderitaan selesai.Aku juga mikir ini ga 100% bener, mereka melupakan 1 hal dimana setelah lulus mereka butuh nyari kerja.Malahan proses belajar yang paling banyak akan ada di dunia kerja dari pada di dunia pendidikan formal.Karena pekerjaan itulah yang akan kita jalani sepanjang hidup.

    Mungkin saat ini kita bisa beranggapan "Gue akan cepet cepet nyelesaiin kuliah dan cepet cepet dapetin kerja, terus nikah, terus sukses".Tapi rencana manusia ga akan semulus itu.Dapetin kerja jg ga akan bisa kita tebak seperti yang terlihat di dongeng dimana setelah ngalahin si jahat bisa hidup bahagia selamanya.Malahan masalah akan benar-benar menguji semangat kita di ajang kompetisi nyari kerja daripada di ajang kompetisi nyari gelar maba.

    Ya, jadi daripada mentingin yang penting bisa langsung kuliah tapi milih jurusan asal-asalan asalkan keterima, mending nunggu setahun dulu buat lebih mempersiapkan diri., milih jurusan yang tepat, dan jangan sampai terdampar di jurusan yang kita ga tau mau ngapain setelah lulus.

    Aku selalu inget kata-kata Abraham Lincoln "I walk slowly, but I never walk backward"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju! Hidup kadang gak sesuai yang kita bayangkan, cepet lulus dan langsung kerja juga gak menjamin hidup bahagia. Makanya seperti quote yang di atas, hidup jgn tergesa-gesa, tapi perlahan dan mantap, tapi jangan lupa untuk tetap enjoy

      Hapus
    2. Setahun.. Lah aku 3tahun? -_- masih ada rasa pengin kuliah, tapi ragu.. Malu juga.. Kira" gimana yah? -_-

      Hapus
  4. Saya tertarik banget sama ceritanya ka agung. Saya butuh saran nih. Mungkin ceritanya hampir sedikit sama. Saya baru lulus tahun ini. Sekarang saya udah keterima di Universitas Swasta dengan jurusan yang sangat saya minati. Tapi sebenarnya saya lebih ingin di Universitas negeri berhubung karena ga lolos akhirnya saya ke swasta karena kebetulan kata org tua gapapa. Tapi saya masih ingin mencoba negeri. Bagaimana kalo seandainya tahun ini saya kuliah di Universitas Swasta itu tapi tahun depan saya mencoba ikut tes ke Universitas Negeri lagi. Saya butuh kritik dan sarannya kak ;) makasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf baru balas nih, aku punya temen dulu yg awalnya kuliah di swasta, trus tahun depannya barengan sama aku buat tes nyari univ negeri. Syukur skg dia udah keterima di univ negeri. Nah karena udah kuliah di swasta jadi kalo misalnya tes nyari yg negeri bisa lebih tenang, karena udah ada pegangan.

      Jadi kalo saran menurutku, kalo memang serius, berusaha semaksimal mungkin ;)

      Hapus
  5. Saya 'sedang' merasakanya Kak. Setelah menjalani 3 bulan ini saya merasa berat sekali. Saya cenderung menjadi pribadi yang tertutup. Apa ini dirasain juga kah sama Mas Agung? Saya butuh kritik dan saranya dong Mas.___. Makasihhhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, kalo boleh tau, selama 3 bulan ini kakak aktifitasnya ngapain aja selama 'menganggur'? Karena aku juga tertarik utk nganggur setahun sebelum kuliah dan rencananya akan aku isi dengan magang atau nulis buku, dan juga belajar sendiri dari rumah utk siapin diri utk SBMPTN tahun depannya. Sekarang aku kelas 12 dan insya Allah lulus tahun depan... Mohon info & sarannya kak. Terima kasih :)

      Hapus
    2. Halo, maaf yaa baru balas, kalo untuk masalah beratnya itu tergantung kitanya. Kalo menurutku sih knp bisa berat itu karena mengganggur setahun itu dirasakan sbg beban, tp sebaiknya itu dirasakan sbg kesempatan untuk belajar lebih leluasa, nikmati aja prosesnya. Jadi nganggur setahun gak perlu minder, kan juga kita menganggur karena memang ingin memilih pilihan yang matang nanti sbelum kuliah.

      Kegiatanku waktu menganggur itu kalo gak salah, les bimbel, belajar desain (photoshop) lwt youtube, bisnis gambar kartun sama temen, belajar gitar sama nyanyi, nyari tau ttg kuliah sama temen2 yg udah kuliah, jalan2 (wajib buat refreshing).

      Tetep semangat ya! semoga dapat yg terbaik!

      Hapus
  6. Cerita hidup kita sama kak, prinsip saya juga 1 tahun kosong ini untuk istirahat sejenak setelah 12 tahun belajar terus menerus.Namun istirahat ini tidak sepenuhnya saya kosongkan saya juga masih belajar meskipun sendirian di Perpustakaan. Tapi selama kita enjoy jalaninya ya gapapa lah.Ya skrg udh mulai banyak yg nanyain kuliah dmana ? Jawabnya itu minder banget tpi itulah kenyataannya .Tapi menurut saya selagi kita pandai mengisi waktu dengan hal yg positif itu bukanlah hal yang merugi.terima kasih udh berbagi kisah inspiratifnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai kak, kalo boleh tau selain kakak beljaar di perspustakaan, rencananya setahun ini akan ngapain aja? Aku kelas 12 sekarang dan insya Allah tahun depan lulus... Mohon info & sarannya kak jika berkenan. Terima kasih :)

      Hapus
  7. Setuju banget hahaha. Saya jg alumni tahun ini :D ya walaupun emang jadi minder sendiri kalau ditanya orang2 kuliah dimana :( tapi kan di setahun ini menurut saya bukanlah sesuatu yang merugikan. Justru menurut saya kalau nganggur setahun bisa lebih bagus dan bisa lebih mempersiapkan diri siapa tau punya mimpi yang besar kan bisa lebih banyak persiapan dari sekarang, dan puji syukur kalau diterima di universtitas dan jurusan yang kita mau, sesaai denga passion, minat kesukaan atau keinginan kita, itu akan lebih enjoy ngejalaninnya dan lebih bahagia :) daripada maksain kuliah cepat2 tapi gak nyaman kan sama aja, dan saya juuga setuju sama mas Agung yang bilang masa nganggur ini digunain utk istirahat dari 12 tahun belajar, betul banget menurut saya, keluar dari kesibukan belajar, tapi nggak sepenuhnya keluar juga loh ya.. Justru disitu kita bisa buat kesibukan sendiri ya hitung-hitung hibur diri, dan siapa tau dapet passion kan lebih bagus, dan terarah kemana nanti jurusan pas kuliah, dan lebih enjoy tentunya ngejalaninnya :) Cuma ya bisalah refreshing dulu dan nikmati dulu selama setahun ini masa istirahat itu. Itu menurut saya sangat berdampak positif. Walaupun banyak orang yang meremehkan ya kita respon secara biasa aja, nggak mereka juga kan yang nentuin kehidupan kita. Melainkan diri kita sendiri :) Btw, nice article mas :))) Semangaaat terus pokoknya.. :) Semoga sukses :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah seneng artikelnya bisa bermanfaat hehe, iyaa semangat jg non, sukses ya!

      Hapus
  8. sama dgn saya, saya tamatan 15 terkadang merasa sedih(mnyendiri) & minder sama teman2 dekat sudah kuliah ditanyain ini itu dimana kuliah? terdiam sejenak & berat mnjawab hal yang jujur "belum kuliah" dimna kerja? jawabnnya belum ada kerjaan terus, ngapain aja di rumah? itu perkataan yang paling-paling sangat menyakitkan bagi saya! padahal akhir tahun ini banyak teman yg ngajak ngumpul saya agak merasa mindeer

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak perlu minder bro, perjalanan masih panjang, jadi lakukan hal2 yg positif dan yg bisa menorehkan prestasi!

      Hapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. KAk kalau udah nganggur satu tahun mau kuliah ikutan apa ya ? terus gimana caranya makasih kak

    BalasHapus
  11. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas agung keadaan saya skrng hampir sama dengan mas Agung tahun lalu, saya berencana ingin menganggur , tp orangtua melarang, beliau berfikir saya harus kuliah agar otak saya terasah terus, alasan saya menganggur tahun ini krna saya baru saja tdk lulus disalahsatu sekolah kedinasan, orangtua menyuruh saya berkuliah di univswasta, tapi bukannya saya tidak mau, saya mau mas Agung, hanya saja saya tidak ingin memberatkan mereka, biaya kuliah diuniv swasta itu sangat mahal mas, saya berfikir saya Menganggur sembari mempersiapkan diri test untuk tahun depan dikedinasan yg gagal td, baru jika tdk bisa saya akan berkuliah diuniv swasta tersebut...
      Mohon saran dan kritiknya mas.
      Tq.

      Hapus
    2. Hello Selfia! Kisahmu sama seperti aku, mari saling kasih semangat dan saran.

      Hapus
  12. Wah mas ceritanya bagus sekali, sangat menginspirasi. Saya juga gagal lolos dalam sbmptn dan akhirnya memilih untuk berhenti dulu alias nganggur. Kalau ikut mandiri biaya makin mahal mas. Mas saya minta sarannya dong mas sebaiknya kegiatan apa aja yang paling positif yang harus dilakukan buat ngisi setaun ini?

    BalasHapus
  13. ane angkatan 2016,ya baru lulus tahun ini.udah ikut snmptn dan sbmptn tapi nggak lolos.rencana ane mau daftar di univ swasta yaitu stimik amikom jogja jurusan TI,tapi ortu nyuruh ane ikut jalur mandiri di unhas makassar.sebenarnya komitmen ane dari awal itu pengen kuliah di jogja,tapi skrg malah bimbang antara mau ikut jalur mandiri atau test di jogja krn waktunya yg berdekatan .mau nggak mau harus pilih salah satu,antara unhas atau amikom jogja.udah bilang ke ortu kalau ane mau nganggur tahun ini,tapi mereka nggak setuju.

    yang jadi pertanyaanya adalah,apa dampak dari menganggur sebelum kuliah dan gimana cara ngeyakinin ortu kalau menganggur setahun itu lebih baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alasan ente yang kurang mendukung kemauan ente untuk gap year, sehingga orang tua ente tak setuju.

      Hapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  16. Hallo kak saya baca posting an kakak, awalnya saya test di salah satu sekolah tinggi di yogyakarta, tapi saya gagal mungkin Karna say a belum beruntung, lalu say a juga mengikuti umpn Dan (lagi-lagi) saya gagal, sempet ngerasa down Karna ngliat temen-temen yang statusnya udah jadi maba, dan saya jadi merasa orang ppaling nggak beruntung, say a sempet binging mau milih nunda satu tahun atau lanjut kuliah yang bukan passion saya, saya takut salah pilih jurusan tapi ketika nunggu juga banyak yang bikin saya takut, tapi setelah saya baca posting an kakak ini saya jadi semangat Dan berdoa agar pilihan saya tidak salah,


    Terima kasih Karna postingannya biking saya mikir yang baik. Semangaattt

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Kak, artikel kk sangat bagus sekali kak (y),saya angkatan 2016. maaf kak curhat sedikit boleh ya.. jujur saya selama ini dilema kak mikir apakah saya harus kuliah di tahun ini tp di PTS atau tahun depan mencoba lagi di PTN impian kak,jujur saya merasa iri dengan teman" saya yg berkuliah di tahun ini kak, iri sekali dgn mereka, mereka sudah mulai sibuk dgn aktifitas kuliahnya lah saya? :(
    Kemarin saya gagal di sleksi PKNSTAN dan SBMPTN, nah dr situ saya ingin mencoba di tes mandiri di USU, namun saya tdk mendapat persetujuan oleh keluarga saya,mereka menyuruh saya untuk BIMBEL 1 tahun full untuk mencoba tes masuk PTN di tahun depan kak, menurut kk apakah saya harus mengikuti kemauan keluarga atau saya coba ikut tes USU kak? Tp kalau ikut pasti saya dimarahi tp kalau saya tdk ikut, saya merasa sayang sekali kalau tdk diikuti kak,, pliss saranny kak :)

    Sebelumnya thanks ya kak :)

    BalasHapus
  19. @ferryverniawan kalo menurut ane mending kamu ikut bimbel dulu aja gan kalo org tua mampu biayain bimbel dr pd masuk pts atau tes mandiri keluar biaya nya bisa berlipat2 jujur ane jg baru lulus sma tahun ini di tawar org tua ke gunadarma slh satu pts terbaik di indo tapi ane tolak gan,walaupun terbaik ya namanya swasta indo ttp aja kalah bersaing sma ptn indo kalo ngelamar kerja nnti susah walaupun dah tamat kuliah pts,yg lulusan ptn aja blm tntu ktrima kerja apa lg swasta,mending kyk ane blajar dirumah,kerja 7 jam,plg kerja ikut bimbel pke uang dri gaji sndiri,slese bimbel ulang lg dirumah latihan soal,smpe tahun dpn gan,insya allah pasti keterima,jujur tahun ini ane ga ad persiapan sma skali karna main game mulu,jg ga ikut sbmptn atau snmptn soalnya ane udh bsa nebak pasti gagal karna nilai ane bner2 mantep dr pda keluar uang buat beli angin.tahun ini ane bertapa dulu 1 tahun pengen ngejar ktrtinggalan,blm tlat utk belajar gan ;)

    BalasHapus
  20. kak,kalau nganggur setahun buat cewek nanti lulus nya ketuaan gak ya kak?
    aku dilema kak gara-gara gak diterima di uiv yang aku pengen

    BalasHapus
    Balasan
    1. ngga ketuaan kok, saya nganggur 2 tahun malahan

      Hapus
  21. @dyan shinta gk juga kalo soal lulus kuliah ma 3 tahun jg bisa asal km rajin wktu kuliah skripsi cpt selese ya tamat malah byk org kuliah tamat ada yg 5 tahun bhkan 7 tahun ga slse2 jadi soal tamat kuliah itu trgantung rajinnya km apa engga ini pngalaman dr kakak ane yg kuliah di Slah satu ptn ipb dia cuma butuh wkt 3 tahun buat tamatin S1,mnding nggaggur buat belajar hal2 bermanfaat lainnya dr pd maksain kuliah tp blm siap ujung2 nya lulus2an doang uang kebuang percuma

    BalasHapus
  22. Hari ini sy resmi ngambil kputusan nganggur setahun stelah gk lulus sbmptn di jrsn t. Industri dan ngambil jalur mandiri jrusan hub. Internasional. Pas tau sy gk lulus awalnya nyesek gan tp stelah dipikir pikir buat apa msuk univ. Swasta buat ngisi kekosongan dan maksain kuliah hanya demi gengsi dan membebani ortu. Apalagi bagi sy pribadi tahun ini mrupakan tahun berat krna ayah sy sempat gk kerja slama 6 bln dan ingin mengambil pinjaman hanya buat biaya kuliah sy jika lulus dan sy merasa sangat membebani ortu mengetahui hal itu.So, dgn matang sy memutuskan buat nganggur setahun. Rencananya, setahun ini akan sy manfaatkan dgn membantu mengembangkan usaha kuliner ibu sy dan mengikuti kursus bhs asing sbg softskill dan penunjang ke dpannya jika ingin memasuki jrusan hub. Internasional lg. Don't lose your hope guys, msih bnyk jlan menuju sukses yg Sang pencipta skenariokan buat kita, ckup menjalani smua dgn baik dan maksimal dan sy yakin smuanya akan baik2 saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas nasib mu sma kaya saya mas sbm teknik industri ga dapet skrng mandiri bln pengumumannya klo ga dapet sya rencana mau kerja aja mas tahun depan kuliah apa kah sperti ini juga bisa mas? Kira2 nanti pas lulus atau cari kerjanya ketuaan ga ya!

      Hapus
    2. Mas nasib mu sma kaya saya mas sbm teknik industri ga dapet skrng mandiri bln pengumumannya klo ga dapet sya rencana mau kerja aja mas tahun depan kuliah apa kah sperti ini juga bisa mas? Kira2 nanti pas lulus atau cari kerjanya ketuaan ga ya!

      Hapus
  23. Mas agung ceritanya sangaat membantu saya dan meyakinkan saya. Saya lulusan tahun ini dan gagal di tes kedinasan, sbm, ujian mandiri lainnya. Saya udah membuat keputusan bahwa satu tahun ini saya akan menunda kuliah.saya akan belajar untuk mempersiapkan diri ikut tes tahun depan. Jujur saja saya merasa jatuh banget saat ini liat temen temen udah jadi maba ptn. Kalo di pts mahal sekali ini sangat membebankan. Semoga untuk kita yg menunda kuliah satu tahun ini mendapatkan pengalaman dan lebih mantap lagi dalam mengambil sebuah keputusan dan yg paling terpenting adalah belajar ikhlas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hai pramesti, aku sama sepertimu ambil keputusan untuk gap year tahun ini. memang beban sekali apalagi melihat teman yang sudah kuliah. tapi disitu jadi tau artinya sabar & ikhlas. tetap semangat ya, btw boleh minta kontakmu? siapatau bisa saling sharing info

      Hapus
    2. Boleh bgt ko pake line ya id: gfriend00

      Hapus
    3. Halo kak Pramesti, saya baru membaca blog ini. Bagaimanabkuliah kakak? Apa tahun ini diterima setelah gap year?

      Hapus
  24. APAKAH Anda Perlu pinjaman? atau butuh pinjaman untuk melunasi dept atau tagihan khawatir lagi, dan jika demikian, silahkan hubungi kami langsung di: jeffersoncarsonloanfirm@hotmail.com

    nama:....
    Jumlah Pinjaman yang dibutuhkan: .......
    negara:....
    negara:...
    nomor telepon:.....

    CATATAN: SEMUA MAIL HARUS DIKIRIM KE EMAIL INI: jeffersoncarsonloanfirm@hotmail.com

    BalasHapus
  25. Minta saran dari kalian semua dong.. jd ku udah keterima di swasta di mercu buana, jurusannya sih sama kaya yg ku pilih waktu sbm, cuma mikir ulang gara2 itu pts. Penilaian kalian mercu buana itu pts yg gmn si ? Trus saran kalian ku mending nunda dulu nyoba tahun depan apa gmn ? Trus emng kalo ptn lebih menjamin ya buat prospek kedepannya ? Ortuku jg bilang keras kepala kalo maksain ke ptn gitu, tp bebas sih mau jalanin yg mana aja, takut nyesel juga kalo tahun dpn ga lolos lg tp skrg malah ngelepas swasta. Minta sarannya ya, makasihh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya sih itu swasta bagus misalnya kamu mau disana dengan jurusan yg sesuai sih gapapa nanti tahun depan ikut ptn lagi asal kemampuan finansialnya bisa ya gapapa. Tapi kamu juga jalaninnya jangan setengah hati juga.

      Hapus
  26. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  27. mas agung aku lulusan tahun 2016, gagal masuk UGM sama UNPAD, tapi aku mutusin buat belajar lagi bimbel juga buat mantepin jurusan ke univ yang aku mau,awalnya udh keterima di PTS telkom tapi akunya setengah hati, jadi aku mutusin buat fokus belajar buat sbmptn sama utul tahun depan, awalnya aku minder tapi setelah baca blog ini jadi lega juga sama termotivasi hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku dulu jg gitu, nunda kuliah satu tahun karena setiap tes gagal dan mau ke PTS pun gak ada dana...tapi alhamdulillah taun ini masuk PTN di jurusan yg sama seperti yg aku idam2kan tahun lalu...kamu gak sendiri, kuliah bukan tujuan akhir...tapi sebuah awal dalam menyongsong kehidupan yang sebenarnya....semoga sukses

      Hapus
    2. Halo kak novi bagaimana kuliahnya tahun ini? Apakah keterima? Saya jyga ingin gap year

      Hapus
  28. Aku udah baca tulisan ini dati beberapa bulan laulu,tulisannya bagus banget kak dan membuatku makin yakin dengan pilihanku untuk gap year tahun ini, makasih ya kakk

    BalasHapus
  29. Aku udah baca tulisan ini dati beberapa bulan laulu,tulisannya bagus banget kak dan membuatku makin yakin dengan pilihanku untuk gap year tahun ini, makasih ya kakk

    BalasHapus
  30. aku stuju sama pndapat mas adiyat. lulus kuliah cpat blm tntu dapat krja, justru sblum lulus kuliah gunakan dgn cari pngalaman sbnyak mungkin ntah mningkatkan soft skill sprti bahasa inggris atau aktif di kgiatan lainnya

    BalasHapus
  31. adriansyah: menurutku swasta juga nggak kalah bagus dgn ptn, prtimbangan saya jika kamu lanjut ke swasta lbih baik ambil jurusan ekonomi (akuntansi/manajemen). karena orang tuamu memaksa kamu harus di ptn, lbih baik yg swasta dijalankan sembari bljar buat ptn yg akan datang..

    BalasHapus
  32. sekalian memotivasi buat semua dan juga saya. mau di ptn lah atau pts lah. yg penting goal adalah bekerja atau ada yang mau berwirausaha juga bagus. tingkatkan lah soft skill seperti bahasa inggris/ pengalaman diluar kampus. banyak loh perusahaan mencari karyawan yg fasih berbahasa inggris..perkuatlah soft skill nanti saat lulus kuliah tidak kaget..

    BalasHapus
  33. aku lulusan taun ini, tapi aku gk kuliah dulu untk tahn ini. aku gk lolos di snmptn,trus aku ikut sbmptn ternyata aku keterima tp bukan dijurusan yg sesuai sama minat aku, kalau aku ambil takutnya nanti aku ngejalaninnya setengah hati karna minat ku bukan di jurusan itu dan aku gk mau kalau hanya "yg pentng kuliah". aku ikut jalur mandiri dan lg aku gk terima. trus ikut tes di pts dan keterima tp ayah ku sekrg sakit jd ibu ku hrus kerja sendirian kalau aku paksain kuliah kasian sama ibu ku nyari uangnya apalagi biaya kuliah pts mahal belum utk kos,uang makan sehari hari dll. setelah pikir panjang aku mutusin gk kuliah dulu aku nggak mau ngebebani ortu ku . dan aku jg tekad belajar lbh giat lg utk sbm taun depan supaya bisa dpt univ sama jurusan yg sesuai sama minat aku.
    saran dong kira2 keputusan aku bner gk ya? :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo kak Yuniar~ apakah kakak jadi untuk gap year?

      Hapus
  34. Wah, postingan kaka ngena bgt, aku jg nganggur setahun nih.. bener banget kak rasanya tuh gimana gitu waktu ada orang yang nanya kuliah dimana. sebenernya aku udh diterima di 2 univ, swasta sm negeri. Tp apa daya ekonomi lg ga mendukung. Tp aku ga punya keahlian apa2 kak, paling dirumah cuma nonton drama korea, dengerin musik sm gambar anime, trus aku musti gmn ya kak? Saran nya dong. Makasih 😀

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai anindya, aku bantu jawab ya.
      Justru itu kalau kamu merasa belum punya keahlian apa2 maka saatnya kamu harus mengembangkan keahlianmu. Nganggur setahun lo tentu waktunya harus dipakai efektif dan produktif dong. Nggak harus dgn bekerja kok untuk mengembangkan kemampuan. Kamu kan cewek nih, bisa kan coba bantu2 mamamu masak, cuci baju, dll yg berkaitan dgn rumah tangga. Itung2 belajar jd ibu rumah tangga yg baik ke depannya. Kamu juga bisa nih buat mengembangkan bakat gambarmu dengan nyoba membuat illustrasi/komik anime, kan itung2 mengembangkan kreatifitas. Bisa juga mulai mengembangkan kemampuan berbahasa inggrismu. Saranku ya, bukan maksud promosi nih, coba baca2 blognya zenius & youthmanual, disitu banyak banget insight yg bisa kamu dapet dan dipakai selama nganggur setahun ini. Semangat ya!

      Hapus
  35. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  36. mantaps bro, gua juga ngrasain masa2 kek gitu, apalagi soal temen. gua kira temen gua lupa sama gua, tapi gua salah. Justru gua yg lupa sama diri gua, harusnya gua sadar kalo gua harus berubah dan nggak tergantung sama orang lain. Gua lulusan tahun ini. Sempet ndaftar PTN (sekolah seni) tapi sayang belum rejeki. Baru 3 bulan nganggur, gua udah dapet ilmu yg sebelumnya gua nggak dapat lebih di sekolah gua, kek desain grafis, bhs jepang, gua pelajari otodidak tuh, rencana mau ndaftar PTN di tahun depan, dari story loe gua belajar, semoga nih story bisa jadi inspirasi buat para netizen lainnya. thanks bro.

    BalasHapus
  37. artikel.a memotivasi ka buat saya, saya mau curhat nih . saya lulusan 2016 . yaa dari SNMPTN,SBMPTN,sampe UM gak.ada yang lolos. bikin sy jadi down. iri lihat temen2 udah jadi maba di ptn . alhasil daripada g kuliah ya mending kuliah ajalah. terus akhir.a saya dftar d.pts tapi ambil kelas karayawan karena kelas reguler mahal(kuliah d.presuniv)jurusan yg saya ambil sih emg minat saya juga. udah saya jalanin ternyata jauh banget dr planning saya. kelas karyawan tuh emg cocok buat org2 kerja. lah sedgkn sy cmn pen fokus kuliah aja. dari awal saia jg udah setengah hati pas saya jalanin ya malah tambah g mood. rencana.a sih saya mau resign nunda buat fokus sbmptn.tapi ortu saya blg pertahanin dulu. yang saya jalanin tuh setengah hati banget. apalagi saya kuliah malem ya gabut juga. kerja juga g pen . cuman pen fokus kuliah. tapi kalo kuliahan.a kaya gini buat saya jadi males. tolong beri saran dong kak . makasih

    BalasHapus
  38. Sangat bermanfaat, saya juga ingin berbagi pengalaman saya. Sayal lulusan 2016 dan saat ini saya masih menganggur, dan tahun depan saya berniat buat daftar kuliah lagi. Emang benar pertanyaan "kuliah dimana" itu pasti bingung ntuk menjawab nya apalagi saya alhamdulillah ber prestasi di sekolah. Jadi saya merasa down. Tapi setelah saya membaca kiriman mas agung saya jadi termotivasi untuk ttap semangat.
    Makasih sekali lagi

    BalasHapus
  39. mohon infonya.
    Mau nanya. Kalau kita udah keterima tahun ini di slah stu univ lwat jalur mandiri. Udah dnyatakan lulus,dan udah daftar ulang. Tinggal bayar uktnya aja lagi. Tapi kita ngambil keputusan gk jadi ambil kuliah karna ada suatu hal lain.Tahun bsok kalo kita daftar di univ yg sama, jurusan yg sama, kira2 bisa gk? Apa di blacklist nama kita oleh univnya. Mohon suhu2 disini kira2 ada yng tau.

    BalasHapus
  40. Hai kak, tulisannya memotivasi banget
    Aku lulusan 2016 dan aku kira aku sendirian ngejalani hari2 yang berat ini. Tapi ternyata aku salah, setelah baca comment2 diatas banyak juga yang nunda kuliah setahun. Aku juga sama mulai dari SNMPTN, SBMPTN,UM,Test kedinasan, sampe beasiswa pun gak ada yang keterima, paling2 keterimanya cuman sampe tahap kedua, dan tahap final gak lolos. Sedih pasti, kecewa iya, tapi yang bikin lebih sedih lagi sampe sekarang belom bisa buat bangga orang tua, udah berkali2 ngecewain mereka dengan kata2 "aku belom lolos",mau nangis tapi malu sama orang tua, mereka tegar banget
    Nah yang mau aku tanyain,kegiatan apa aja ya kak yang bisa bermanfaat banget buat ngisi waktu setahun ini?
    ikut bimbel udah, belajar sendiri juga udah tapi tetep aja sering ngerasa bosen gitu..
    Tolong dijwb kak, makasih😊

    BalasHapus
  41. Makasih kak udah bantu jawab.. Iya sih selama nganggur ini emg bantu2 ibu. Tp yah kl udah selesai semua kadang ngerasa bosen bete dan bayangan ga kuliah itu muncul sampe bikin sedih. Oke aku coba deh mgkn bulan depan bakal kursus bahasa biar banyak pengalaman. Sekali lg thanks kak ��

    BalasHapus
  42. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  43. Kakak atau temen2 yg lain, aku boleh minta bantuan ga ;-; sedih bgt. Aku lulusan tagun 16 cuma aku down bgt aku jadi trauma sama males bgt bljr kak aku udh takut duluan.... aku bingung bgt aku mau cerita sama temen sma tapi malu dan ga yakin mereka ngerti, sama ortu / keluarga takut makin beban, mau ke psikolog ku ga punya uang hu . Aku udh nyoba kuliah di pts yg bisa dibilang bagus cuma aku ngerasa tersesat sama jurusan yg aku pilih. Terus skrg aku bingung bgt harus pilih apa. Maaf panjang

    BalasHapus
  44. Kakak atau temen2 yg lain, aku boleh minta bantuan ga ;-; sedih bgt. Aku lulusan tagun 16 cuma aku down bgt aku jadi trauma sama males bgt bljr kak aku udh takut duluan.... aku bingung bgt aku mau cerita sama temen sma tapi malu dan ga yakin mereka ngerti, sama ortu / keluarga takut makin beban, mau ke psikolog ku ga punya uang hu . Aku udh nyoba kuliah di pts yg bisa dibilang bagus cuma aku ngerasa tersesat sama jurusan yg aku pilih. Terus skrg aku bingung bgt harus pilih apa. Maaf panjang

    BalasHapus
  45. saya calon alumni tahun 2017 juga ada kepikiran misalkan sbmptn atau usm stan engak lolos di tahun pertama,memang orangtua atau kakak menyaranin tetep kuliah tapi ya kalo ga sesuai dengan passion akan lebih sulit utk menjalaninya.memang untuk persiapan menjelang seleksi masuk ptn negeri masih belum matang persiapannya apalagi univ yang saya idam2an ya univ yang terkenal di Indonesia. emang sulit sekali rasanya membagi belajar untuk Ujian Nasional dengan Ujian2 yang lainnya.setelah baca2 page kakak dan komen2nya saya jadi PD utk nganggur satu tahun juga kan bisa refreshing wkwk

    BalasHapus
  46. Mas mbk permisi mau tnya
    Kalau udah nganggur dua tahun apa masih bisa nglanjutin kuliah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya bisa-bisa saja mas kalau mau kuliah dengan umur berapa pun. Kecuali jika mas mau ngelanjutin kuliah lewat jalur SBMPTN, mas hanya boleh mengikutinya tiga kali. Misalnya tahun ini mas ikutan SBMPTN (mas lulusan 2017), mas masih bisa ikut tes SBMPTN sampai tahun 2019.

      Hapus
    2. Dan kejadiannya pun terjadi pada saya, nganggir 2 tahun sebelum kuliah.

      Hapus
  47. Blognya sangat menginspirasi sekali, khususnya bagi saya pribadi. Saya lulusan tahun ini (tepatnya 13 Mei 2017). Saya sudah gagal tiga kali, pertama di SNMPTN, SPAN-PTKIN, dan juga SBMPTN. Sebenarnya saya sudah diterima di Univ. Swasta di Lampung, tapi jurusannya bukan passion saya dan juga lokasi yang terlalu jauh. Sebelum pengumuman SBMPTN, saya sudah berniat untuk ambil gapyear apabila saya tidak lulus, dan saya tidak ada niat untuk ambil tes UM karena keterbatasan biaya. Setelah membaca blog ini, tujuan saya menjadi lebih terarah untuk mengisi kekosongan selama kurang lebih satu tahun ini, sekali lagi terimakasih atas artikel menariknya :D

    BalasHapus
  48. Thanks banget buat sharingnya. Bisa ke blog ini awalnya gara gara penyesalan mulai muncul pas taking a gap year ntah knapa baru muncul sekarang. But there's no regret. Blognya motivated banget.Thank you

    BalasHapus
  49. Thank kak Agung, semangat until semuannya

    BalasHapus
  50. Makasih kak, Tulisannya sangat membantu buat aku yang memutskan untuk gap year tahun ini. Semoga waktu setahun ini bener-bener bermanfaat buat yg milih gap year!

    BalasHapus
  51. Sangat menginspirasi untuk saya yang sebenarnya pengen banget kuliah di ptn tapi apalah daya jika Allah berkehendak lain. Saya lulusan tahun 2017, sekarang saya fokus cari uang dulu dan belajar matang-matang lagi untuk tes tahun depan.. Walaupun agak minder sih dengan teman seangkatan yang udah kuliah.
    Intinya, tidak ada kata terlambat dalam menuntut ilmu gan. Sukses buat semua!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat, saya juga nganggur kok sebelum kuliah, malahan saya nganggurnya 2 tahun untuk bisa kuliah di Kampus Negeri.

      Hapus
  52. saya lulusan tahun 2017 dan saya gagal tes snmptn juga sbmptn. saya ga ikut ujuian mandiri karena kempanpuan saya kurang itupun ikut snmptn dan sbmptn hanya sekedar coba coba walau sedih akhirnya ga keterima. ayah saya menyuruh untuk menggangur selama setahun dan disuruh ikut sbmptn 2018. sebenernya saya ini dari masa masa SMA udah ada niatan kalo sudah lulus nantinya mau kuliah di pts saja dan saya selalu terbanyang banyang akan kuliah setelah lulus. harapan saya yang terlalu ingin pada akhirnya ditolak oleh ayah saya. jujur saya sedih karena saya ingin kuliah di tahun ini. untuk kerja saya ga ada niatan sama sekali. waktu itu ayah saya saranin untuk bimbel setahun ini. saya mau mau aja pastinya tetapi untuk les bimbel biaya mahal sama saja seperti masuk kuliah di pts. dan yang saya lakuin kedepannya saya masih bingung dan saya jujur tidak mau bekerja untuk saat ini karena keadaan yang tidak mendukung. mohon pencerahannya :)

    BalasHapus
  53. Kak saya lulusan tahun 2017 saya sudah gagal 6kali snmptn sbmptn mandiri bhakan d3 pun saya gagal
    Saya terpukul skali dan orangtua saya juga
    Saya ingin menganggur (bimbel) 1 tahun namun mama saya menyuruh saya tetap kuliah di swasta sementara saya tahu kemampuan saya dibawah rata dan ga akan mampu adik saya ada 3 smua sekolah di swasta
    Bpak saya lah yang paling kcewa kepada ku smua tmn" nya anak nya lulus di univ negri stan dll
    Tapi saya ? Bhkan jalur mandiri pun saya gagal
    Please kak kasih aku saran

    BalasHapus
  54. Kak saya lulusan tahun 2017 saya sudah gagal 6kali snmptn sbmptn mandiri bhakan d3 pun saya gagal
    Saya terpukul skali dan orangtua saya juga
    Saya ingin menganggur (bimbel) 1 tahun namun mama saya menyuruh saya tetap kuliah di swasta sementara saya tahu kemampuan saya dibawah rata dan ga akan mampu adik saya ada 3 smua sekolah di swasta
    Bpak saya lah yang paling kcewa kepada ku smua tmn" nya anak nya lulus di univ negri stan dll
    Tapi saya ? Bhkan jalur mandiri pun saya gagal
    Please kak kasih aku saran

    BalasHapus
  55. Kak saya lulusan tahun 2017 saya sudah gagal 6kali snmptn sbmptn mandiri bhakan d3 pun saya gagal
    Saya terpukul skali dan orangtua saya juga
    Saya ingin menganggur (bimbel) 1 tahun namun mama saya menyuruh saya tetap kuliah di swasta sementara saya tahu kemampuan saya dibawah rata dan ga akan mampu adik saya ada 3 smua sekolah di swasta
    Bpak saya lah yang paling kcewa kepada ku smua tmn" nya anak nya lulus di univ negri stan dll
    Tapi saya ? Bhkan jalur mandiri pun saya gagal
    Please kak kasih aku saran

    BalasHapus
  56. Kalau saya nganggurnya 2 tahun malahan untuk bisa masuk di PTN. Buat yg mutusin untuk nganggur setahun isi aja tuh kekosongan buat bimbel, les dan sebagainya, kalau saya sih setahun itu kerja dan setahunnya ikut kursus, saya ada saran buat yg ngga ada biaya buat bimbel, coba aja kursus tuh di BLK (Balai Latihan Kerja), di tiap2 daerah ada kok, ambil aja kursus bahasa asing disana, di BLK ma Gratis malahan kita yang dikasih uang saku perbulannya, saya tau karna saya abis kursus di BLK, semangat semuanya.

    BalasHapus
  57. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  58. nama saya Sri Purwati dari Indonesia. Saya ingin berterima kasih kepada ibu Yodika Roni yang membantu saya mendapatkan pinjaman. selama tiga bulan, saya telah mencari pinjaman untuk melunasi utang, semua orang yang saya temui ditipu dan mengambil uang saya sampai akhirnya saya melihat kisah Ibu Yodika Roni dan alamat situs web perusahaan yang ia bagikan. Perusahaan dapat memberi saya pinjaman sebesar Rp80 , 000.000 yang saya ajukan. perusahaan juga dapat membantu Anda. karena perusahaan juga telah membantu beberapa rekan saya yang lain. jika Anda memerlukan bantuan keuangan, silakan hubungi perusahaan 24HOURS FINANCE melalui email: 24hoursfinance.org@gmail.com
    alamat websit perusahaan: www24hoursfinance.org
    Whatsapp perusahaan: +1 (929) 251-1654.
    Perusahaan tidak tahu bahwa saya melakukan ini dengan menyebarkan niat baik perusahaan kepada saya, tetapi saya merasa saya harus berbagi ini dengan Anda semua untuk membebaskan diri dari penipu, harap berhati-hati terhadap peniru dan hubungi perusahaan pinjaman yang tepat. di bawah ini adalah kata-kata dorongannya kepada mereka yang mencari pemberi pinjaman swasta yang jujur ​​dan jujur.
    "Apakah Anda memerlukan pinjaman untuk melunasi kredit dan utang? Apakah Anda perlu membiayai untuk mendirikan bisnis Anda sendiri? Apakah Anda perlu pinjaman untuk melaksanakan proyek-proyek besar? Apakah Anda memerlukan pinjaman kuliah? Apakah Anda memerlukan dana untuk berbagai tujuan lain? Berikut adalah email saya: srip2041@gmail.com Email Ibu Yodika Roni: yodikaroni@gmail.com
    Terima kasih sudah membaca dan semoga berhasil

    BalasHapus
  59. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  60. Kak q alwiyah, aku udah rencana mau kuliah tahun ini tapi dari orang tua menyarankan q buat nganggur dulu karna biaya kurang memadai, tapi saya merasa tidak srek dihati , saya memikirkan temen2 saya yang udah enak bisa kuliah, sedangkan saya nganggur, saya juga berencana mau jurusan farmasi sedangkan farmasi kuliahnya 5 thun, apa gak ketuaan kak?

    BalasHapus
  61. kak aku lulusan 2018 ....dan sekarang selama setahun ini aku nyari nyari beasiswa sambil kerja...karena keuangan belum cukup rencana tahun depan nya lg melanjut...jadinya 2 tahun deh telat kuliahnya....sedih bingit kak...rasanya gak enak banget..apalgi ditempat kerja banyak cobaan menghadang...terus solusinya gimana ya kak?

    BalasHapus
  62. Mantep gan! Terimakasih sharingnya. saya berencana demikian juga

    BalasHapus
  63. Ka berarti kalau kita udah lulus ni sma terus kita nganggur 1 tahun itu berarti tetep bisa kuliah kan abis 1 tahun kita nganggur?

    BalasHapus

Posting Komentar

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama